1.
Perkembangan Fisik.
Perubahan-perubahan fisik merupakan
gejala primer dalam pertumbuhan masa remaja yang berdampak terhadap perubahan-
perubahan psikologis (Sarwono, 1994).
Berikut ini akan dijelaskan beberapa dimensi perubahan
fisik yang terjadi selama masa remaja.
- Perubahan dalam tinggi dan berat.
Tinggi
rata-rata anak laki-laki dan perempuan pada usia 12 tahun adalah sekitar 59
atau 60 inci. Tetapi, pada usia 18 tahun, tinggi rata-rata remaja laki-laki
adalah 69 inci sedangkan perempuan hanya 64 inci.
Adapun faktor penyebab laki-laki
rata-rata lebih tinggi daripada perempuan adalah karena laki-laki memulai
peemaja jugarcepatan pertumbuhan mereka 2 tahun lebih lama dibandingkan dengan
anak perempuan.
- Perubahan dalam proporsi tubuh.
Seiring dengan
pertambahan tinggi dan berata badan, percepatan pertumbuhan pada masa remaja
juga terjadi terhadap proporsi tubuh. Bagian-bagian tubuh tertentu yang
sebelumnya terlalu kecil, pada masa remaja menjadi terlalu besar. Hal ini
terlihat jelas pada pertumbuhan tangan dan kaki yang sering terjadi tidak
proporsional.
Perubahan-perubahan proporsi dalam masa remaja, juga
terlihat pada perubahan ciri wajah dimana wajah anak-anak
mulai menghilang, seperti dahi,yang semula sempit sekarang menjadi lebih
luas,mulut melebar, dan bibir menjadi lebih penuh.
- Perubahan pubertas.
Pubertas ialah
suatu periode dimana kematangan rangka dan seksual terjadi dengan pesat
terutama pada masa awal remaja. Kematangan seksual merupakan suatu rangkaian
dari perubahan-perubajan yang terjadi pada masa remaja, yang di tandai dengan
perubahan pada ciri-ciri seks primer dan ciri-ciri seks skunder.
- Perubahan ciri-ciri seks primer.
Ciri-ciri seks primer menunjuk pada organ tubuh yang
secara langsung berhubungan dengan proses reproduksi. Ciri-ciri seks primer ini
berbeda antara laki-laki dan
anak perempuan. Bagi anak laki-laki, ciri-ciri seks primer yang sangat penting
ditunjukan dengan pertumbuhan yang cepat dari batang kemaluan dan kantung
kemaluan yang mulai terjadi pada usia sekitar 12 tahun dan berlangsung sekitar
5 tahun untuk penis dan 7 tahun untuk skrotum (Seifert & Hoffnung, 1994).
Sementara pada anak perempuan, perubahan ciri-ciri seks primer ditandai dengan
munculnya periode menstruasi. Terjadinya menstruasi pertama ini memberi
petunjuk bahwa mekanisme reproduksi anak perempuan telah matang,sehingga
memungkinkan mereka mengandung dan melahirkan anak.
- Perubahan ciri-ciri seks sekunder.
Ciri-ciri seks sekunder adalah tanda-tanda jasmani
yang berlangsung berhubungan dengan proses reproduksi,namun
merupakan tanda-tanda yang membedakan antara anak laki-laki dan perempuan.
2.
Perkembangan Kognitif.
Pada tahap ini remaja sudah mampu
berfikir secara sistematik, mampu memikirkan semua kemungkinan secara
sistematik untuk memecahkan semua permasalahan.
Berikut adalah bagian-bagian dari perkembangan
kognitif :
- Perkembangan
pengambilan keputusan
- Perkembangan
orientasi masa depan
- Perkembangan
kognisi sosial
- Perkembangan
penaralan moral
- Perkembangan
pemahaman tentang agama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar