Halaman

Senin, 26 November 2012

Perkembangan Remaja

1.      Perkembangan Fisik.
Perubahan-perubahan fisik merupakan gejala primer dalam pertumbuhan masa remaja yang berdampak terhadap perubahan- perubahan psikologis (Sarwono, 1994).
Berikut ini akan dijelaskan beberapa dimensi perubahan fisik yang terjadi selama masa remaja.

-          Perubahan dalam tinggi dan berat.
Tinggi rata-rata anak laki-laki dan perempuan pada usia 12 tahun adalah sekitar 59 atau 60 inci. Tetapi, pada usia 18 tahun, tinggi rata-rata remaja laki-laki adalah 69 inci sedangkan perempuan hanya 64 inci.
Adapun faktor penyebab laki-laki rata-rata lebih tinggi daripada perempuan adalah karena laki-laki memulai peemaja jugarcepatan pertumbuhan mereka 2 tahun lebih lama dibandingkan dengan anak perempuan.

-          Perubahan dalam proporsi tubuh.
Seiring dengan pertambahan tinggi dan berata badan, percepatan pertumbuhan pada masa remaja juga terjadi terhadap proporsi tubuh. Bagian-bagian tubuh tertentu yang sebelumnya terlalu kecil, pada masa remaja menjadi terlalu besar. Hal ini terlihat jelas pada pertumbuhan tangan dan kaki yang sering terjadi tidak proporsional.
Perubahan-perubahan proporsi dalam masa remaja, juga terlihat pada perubahan ciri wajah dimana wajah anak-anak mulai menghilang, seperti dahi,yang semula sempit sekarang menjadi lebih luas,mulut melebar, dan bibir menjadi lebih penuh.

-          Perubahan pubertas.
Pubertas ialah suatu periode dimana kematangan rangka dan seksual terjadi dengan pesat terutama pada masa awal remaja. Kematangan seksual merupakan suatu rangkaian dari perubahan-perubajan yang terjadi pada masa remaja, yang di tandai dengan perubahan pada ciri-ciri seks primer dan ciri-ciri seks skunder.

-          Perubahan ciri-ciri seks primer.
Ciri-ciri seks primer menunjuk pada organ tubuh yang secara langsung berhubungan dengan proses reproduksi. Ciri-ciri seks primer ini berbeda antara laki-laki dan anak perempuan. Bagi anak laki-laki, ciri-ciri seks primer yang sangat penting ditunjukan dengan pertumbuhan yang cepat dari batang kemaluan dan kantung kemaluan yang mulai terjadi pada usia sekitar 12 tahun dan berlangsung sekitar 5 tahun untuk penis dan 7 tahun untuk skrotum (Seifert & Hoffnung, 1994). Sementara pada anak perempuan, perubahan ciri-ciri seks primer ditandai dengan munculnya periode menstruasi. Terjadinya menstruasi pertama ini memberi petunjuk bahwa mekanisme reproduksi anak perempuan telah matang,sehingga memungkinkan mereka mengandung dan melahirkan anak.

-          Perubahan ciri-ciri seks sekunder.
Ciri-ciri seks sekunder adalah tanda-tanda jasmani yang berlangsung berhubungan dengan proses reproduksi,namun merupakan tanda-tanda yang membedakan antara anak laki-laki dan perempuan.

2.      Perkembangan Kognitif.
Pada tahap ini remaja sudah mampu berfikir secara sistematik, mampu memikirkan semua kemungkinan secara sistematik untuk memecahkan semua permasalahan.
Berikut adalah bagian-bagian dari perkembangan kognitif :
-          Perkembangan pengambilan keputusan
-          Perkembangan orientasi masa depan
-          Perkembangan kognisi sosial
-          Perkembangan penaralan moral
-          Perkembangan pemahaman tentang agama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar